Home / Berita LDII / LDII menghormati guru di wilayah perbatasan

LDII menghormati guru di wilayah perbatasan

Menghormat guru sebatik

Meskipun kekurangan fasilitas, mereka tetap bekerja dengan semangat. Menanamkan nilai-nilai nasionalisme di wilayah perbatasan

DPP Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) menggelar Gerakan Menghormati Guru di wilayah terluar dan perbatasan, dengan mengirimkan bingkisan dan plakat ucapan Selamat Hari Guru pada (25/11) di sekolah-sekolah se-Indonesia.

“Dari Munas LDII 8-10 November 2016, DPP LDII mendorong DPW dan DPD LDII di seluruh Indonesia pada peringatan Hari Guru, untuk datang ke sekolah-sekolah memberi bingkisan sebagai penghormatan bagi para guru, yang telah berjasa membangun bangsa,” ujar Ketua Umum DPD LDII Nunukan Khusnul yakin,S.Pd.I

Perayaan Gerakan Menghormati Guru difokuskan di wilayah terluar dan terpencil, seperti Natuna, Papua, Aceh, Nusa Tenggara Timur, dan Kalimantan Utara.

Pada Munas VIII LDII yang dihelat 8-10 November lalu, DPP LDII mencanangkan Gerakan Menghormati Guru, yang disambut baik oleh Presiden Joko Widodo. Saat berpidato memberi pembekalan dalam Munas VIII LDII, Presiden Jokowi mengatakan menghormati guru merupakan hal yang fundamental dalam membangun SDM.

Ketua PC LDII Sebatik Utara Edi Puruwito yang secara langsung memberikan bingkisan kepada guru-guru di Sebatik menjelaskan, perhatian LDII terhadap para guru di wilayah terluar dan perbatasan seperti ini karena mereka menghadapi berbagai tantangan. Mereka kekurangan fasilitas, namun terus mengabdi kepada dunia pendidikan.

Ketua PC.LDII Sebatik Utara saat memberikan bingkisan kepada guru-guru SD 04 Sei Limau Sebatik
Ketua PC.LDII Sebatik Utara Edi Puruwito saat memberikan bingkisan kepada guru-guru SD 04 Sei Limau Sebatik

“Meskipun kekurangan fasilitas, mereka tetap bekerja dengan semangat. Menanamkan nilai-nilai nasionalisme di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Dia memberikan contoh, dari sekitar 2.000 guru pegawai negeri sipil (PNS) maupun guru honor di Kabupaten Nunukan – Kaltara, lebih 500 orang di antaranya bertugas di kawasan sangat tertinggal. Namun, tunjangan khusus belum diberikan kepada para guru sepenuhnya.
LDII berharap Gerakan Menghormati Guru merupakan momentum memberi penghargaan terhadap guru, dengan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan mereka. Juga menata sistem pendidikan di Indonesia, yang tidak hanya didekati secara kuantitatif atau nilai, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas yang menyangkut kepribadian dan budi pekerti.

About 4dmin

Check Also

Hari Kedua Rakernas LDII,Prabowo Beri Pembekalan

Jakarta (11/10). Hari kedua Rakernas LDII, Prabowo memberikan pembekalan kepada peserta Rakernas LDII. Dalam kesempatan ...

Tinggalkan Balasan